Apa itu operasi LSP?
Sebagai lembaga sertifikasi, kegiatan LSP meliputi berbagai topik terkait sertifikasi dan kegiatan pendukungnya. Berikut ini adalah beberapa fungsi umum LSP:
1. Periksa lokasi tes keterampilan
LSP harus memiliki pusat tes kebugaran atau TUK sendiri. TUK harus memenuhi persyaratan sertifikasi. Serta sarana dan prasarana penunjang. Kehadiran TUK merupakan bagian dari persyaratan pendirian LSP. Oleh karena itu, kondisi TUK harus dipantau secara cermat.
2. Membuat materi untuk tes bakat
Tugas LSP lainnya adalah produksi bahan uji profisiensi. Produksi bahan ini harus dilakukan sesuai dengan area sertifikasi yang dipilih. Materi uji profisiensi LSP SMK atau LSP P1 biasanya sudah dibahas terlebih dahulu dalam program. Sehingga proses pengurusan sertifikasi sepertinya tidak terlalu rumit.
3. Penerbitan sertifikat kualifikasi
Siapa pun yang lulus uji kecakapan berhak menerima sertifikat kecakapan. Memiliki sertifikat LSP merupakan bukti bahwa individu tersebut merupakan orang yang berkompeten di bidangnya. Pengakuan kualifikasi ini berlaku di tingkat nasional maupun internasional.
Sertifikat yang sah hanya dapat diterbitkan oleh LSP yang telah memperoleh izin dari BNSP. Oleh karena itu, penerbitan sertifikat kualifikasi merupakan bagian dari tanggung jawab dan operasional LSP pada umumnya.
https://lspdigital.id
Komentar
Posting Komentar